|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
© 2007, Midori – All Rights Reserved. |
||||||||||||||||||||||
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Emas adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Au (bahasa Latin: ‘aurum’) dan nomor atom 79. Sebuah logam transisi (trivalen dan univalen) yang lembek, mengkilap, kuning, berat, “malleable”, dan “ductile”. Emas tidak bereaksi dengan zat kimia lainnya tapi terserang oleh klorin, fluorin dan aqua regia. Logam ini banyak terdapat di nugget emas atau serbuk di bebatuan dan di deposit alluvial dan salah satu logam coinage. Kode ISOnya adalah XAU. Emas melebur dalam bentuk cair pada suhu sekitar 1000 derajat celcius.Emas merupakan logam yang bersifat lunak dan mudah ditempa, kekerasannya berkisar antara 2,5 – 3 (skala Mohs), serta berat jenisnya tergantung pada jenis dan kandungan logam lain yang berpadu dengannya. Mineral pembawa emas biasanya berasosiasi dengan mineral ikutan (gangue minerals). Mineral ikutan tersebut umumnya kuarsa, karbonat, turmalin, flourpar, dan sejumlah kecil mineral non logam. Mineral pembawa emas juga berasosiasi dengan endapan sulfida yang telah teroksidasi. Mineral pembawa emas terdiri dari emas nativ, elektrum, emas telurida, sejumlah paduan dan senyawa emas dengan unsur-unsur belerang, antimon, dan selenium. Elektrum sebenarnya jenis lain dari emas nativ, hanya kandungan perak di dalamnya >20%.Emas terbentuk dari proses magmatisme atau pengkonsentrasian di permukaan. Beberapa endapan terbentuk karena proses metasomatisme kontak dan larutan hidrotermal, sedangkan pengkonsentrasian secara mekanis menghasilkan endapan letakan (placer). Genesa emas dikatagorikan menjadi dua yaitu: Endapan primer; dan
Endapan plaser. Emas digunakan sebagai standar keuangan di banyak negara dan juga digunakan sebagai perhiasan, dan elektronik. Penggunaan emas dalam bidang moneter dan keuangan berdasarkan nilai moneter absolut dari emas itu sendiri terhadap berbagai mata uang di seluruh dunia, meskipun secara resmi di bursa komoditas dunia, harga emas dicantumkan dalam mata uang dolar Amerika. Bentuk penggunaan emas dalam bidang moneter lazimnya berupa bulion atau batangan emas dalam berbagai satuan berat gram sampai kilogram.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Ujian Nasional 2008 : Tips dan Trik lulus UN & SPMB
• Ketika Anda melakukan ujian, Anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu.
• Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu.
• Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.
Sepuluh tips untuk membantu Anda dalam mengerjakan ujian: Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Klik saja link-link berikut untuk mendownloadnya. Jika belum tahu cara mendownloadnya silahkan baca caranya di sini. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
![]() |
![]() |
|
|
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
SEJARAH KOMPUTERTahukah anda bahawa komputer yang anda gunakan pada hari ini telah berkembang teknologinya sejak 6 dekad yang lepas, bahkan pada ianya dicipta, anda mungkin belum dilahirkan lagi. Sejarah perkembangan komputer telah lama bermula iailu sejak tahun 1940 dan dapat dibahagikan kepada 4 generasi dari menggunakan elektronik sepenuhnya sehinggalah kepada penggunaan mikro komputer. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Radioaktif berhubungan dengan pemancaran partikel dari sebuah inti atom.
Istilah radioaktif dan radioaktivitas dapat juga dihubungkan dengan:
|
Ini adalah halaman disambiguasi — suatu bantuan navigasi untuk mengarahkan Anda ke artikel yang tepat, di antara beberapa artikel yang mempunyai judul yang sama namun membahas topik berbeda-beda. Jika Anda mencapai halaman ini melalui pranala dari artikel lain, ada baiknya Anda kembali ke artikel tersebut dan memperbaiki pranalanya agar langsung menuju artikel yang tepat. |
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
|
||||||||||||||||||||||
|
Umum |
||||||||||||||||||||||
|
tembaga, Cu, 29 |
||||||||||||||||||||||
|
Jisim atom |
||||||||||||||||||||||
|
Konfigurasi elektron |
[Ar] 3d10 4s1 |
|||||||||||||||||||||
|
Bilangan elektron per petala |
2, 8, 18, 1 |
|||||||||||||||||||||
|
Sifat fizikal |
||||||||||||||||||||||
|
Keadaan |
||||||||||||||||||||||
|
Ketumpatan (sekitar suhu bilik) |
8.96 g/cm³ |
|||||||||||||||||||||
|
Ketumpatan cecair pada takat lebur |
8.02 g/cm³ |
|||||||||||||||||||||
|
Takat didih |
2835 K (2562 °C, 4643 °F) |
|||||||||||||||||||||
|
Haba pelakuran |
13.26 kJ/mol |
|||||||||||||||||||||
|
Haba pengewapan |
300.4 kJ/mol |
|||||||||||||||||||||
|
Muatan haba |
(25 °C) 24.440 J/(mol·K) |
|||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||
|
Sifat atom |
||||||||||||||||||||||
|
Struktur hablur |
kubus berpusat muka |
|||||||||||||||||||||
|
2, 1 |
||||||||||||||||||||||
|
Keelektronegatifan |
1.90 (skala Pauling) |
|||||||||||||||||||||
|
pertama: 745.5 kJ/mol |
||||||||||||||||||||||
|
kedua: 1957.9 kJ/mol |
||||||||||||||||||||||
|
ketiga: 3555 kJ/mol |
||||||||||||||||||||||
|
Jejari atom |
135 pm |
|||||||||||||||||||||
|
Jejari atom (kiraan) |
145 pm |
|||||||||||||||||||||
|
Jejari kovalen |
138 pm |
|||||||||||||||||||||
|
Lain-lain |
||||||||||||||||||||||
|
Sifat kemagnetan |
||||||||||||||||||||||
|
Rintangan elektrik |
(20 °C) 16.78 nΩ·m |
|||||||||||||||||||||
|
(300 K) 401 W/(m·K) |
||||||||||||||||||||||
|
Pengembangan terma |
(25 °C) 16.5 µm/(m·K) |
|||||||||||||||||||||
|
Kelajuan bunyi (rod halus) |
(suhu bilik) (disepuh lindap) |
|||||||||||||||||||||
|
Modulus Young |
130 GPa |
|||||||||||||||||||||
|
Modulus ricih |
48 GPa |
|||||||||||||||||||||
|
140 GPa |
||||||||||||||||||||||
|
Nisbah Poisson |
0.34 |
|||||||||||||||||||||
|
Skala kekerasan Mohs |
3.0 |
|||||||||||||||||||||
|
Kekerasan Vickers |
369 MPa |
|||||||||||||||||||||
|
Kekerasan Brinell |
874 MPa |
|||||||||||||||||||||
|
7440-50-8 |
||||||||||||||||||||||
|
Isotop |
||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||
Tembaga ketika sedikit melepasi takat leburnya mengekalkan warna kilauan merah jambu apabila cahaya yang mencukupi (dalam kes ini daripada denyar atau pancaran kamera) dipancarkan ke atas warna pijar jingganya.
Tembaga wujud sebagai bahan yang memiliki ikatan logam, menyebabkannya mempunyai beraneka jenis sifat-sifat kelogaman
Imej:Minneapolis City Hall.JPG
Atap tembaga pada Dewan Bandaraya Minneapolis
Jongkong tembaga kuno daripada Zakros, Crete dibentuk seperti kulit binatang yang memang menjadi kelaziman pada zaman tersebut.
Simbol ahli alkimia bagi tembaga
Tembaga (daripada Bahasa Sanskrit: tàmra) atau kuprum (L.: Cuprum) adalah unsur kimia dalam jadual berkala yang mempunyai simbol Cu dan nombor atom 29. Ia merupakan logam mulur yang mempunyai kekonduksian elektrik yang sangat baik, dan digunakan secara meluas sebagai pengalir elektrik, bahan pembinaan, dan sebagai juzuk sesetengah aloi.
Senarai kandungan[tutup] |
Tembaga adalah logam kemerahan, dengan kekonduksian elektrik dan kekonduksian haba yang tinggi (antara semua logam-logam tulen dalam suhu bilik, hanya perak mempunyai kekonduksian elektrik yang lebih tinggi daripadanya). Apabila dioksidakan, tembaga adalah bes lemah. Tembaga memiliki ciri warnanya itu oleh sebab struktur jalurnya, iaitu ia memantulkan cahaya merah dan jingga dan menyerap frekuensi-frekuensi lain dalam spektrum tampak. Bandingkan ciri-ciri optik ini dengan ciri-ciri optik perak, emas dan aluminium.
Tembaga terletak dalam keluarga yang sama seperti perak dan emas dalam jadual berkala, oleh itu ia mempunyai sifat-sifat yang serupa dengan kedua-dua logam itu. Kesemuanya mempunyai kekonduksian elektrik dan haba yang tinggi. Kesemua adalah logam yang mudah tertempa. Dalam keadaan cecair, suatu permukaan jelas (apabila tiada cahaya sekitar) logam itu kelihatan agak kehijauan, dan begitu juga dengan emas. Perak tidak memiliki sifat ini, maka ia bukan merupakan warna pelengkap untuk warna pijar jingga. Apabila tembaga lebur berada dalam keadaan cahaya terang, kita dapat melihat kilau merah jambunya. Logam lebur tembaga tidak membasahkan permukaan dan mempunyai tegangan permukaan yang sangat kuat dan membentuk titisan hampir sfera apabila dituangkan atas suatu permukaan.
Tembaga tidak larut dalam air (H2O) dan isopropanol, atau isopropil alkohol.
Terdapatnya dua isotop stabil, 63Cu dan 65Cu, dan berpuluhan jenis radioisotop. Kebanyakan radioisotop-radioisotop ini mempunyai separuh hayat pada tertib minit atau kurang daripada itu; dan yang mempunyai hayat terpanjang, 64Cu, mempunyai separah hayat selama 12.7 jam, dengan dua mod reputan, menjurus kepada dua hasil yang berbeza.
Terdapat sebilangan jenis aloi tembaga—logam spekulum adalah aloi tembaga/timah, loyang adalah aloi tembaga/zink, dan gangsa adalah aloi tembaga/timah. Logam monel merupakan aloi tembaga/nikel, dan juga dipanggil kupronikel. Sementara gangsa biasanya merujuk kepada aloi tembaga/timah, ia juga merupakan istilah umum bagi bermacam-macam jenis aloi tembaga, contohnya gangsa aluminium, gangsa silikon, dan gangsa mangan.
Ketulenan tembaga dinyatakan sebagai 4N bagi yang mempunyai ketulenan 99.9999% dan 7N bagi 99.9999999%. Angka menunjukkan bilangan nombor sembilan selepas titik perpuluhan.
Tembaga adalah boleh tempa dan mulur, pengalir haba yang baik, dan apabila sangat tulen, merupakan pengalir elektrik yang baik.
Ia digunakan secara meluas, dalam hasil keluaran seperti:
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »